Sunday, July 31, 2011

Mari Membuat Perubahan!

“Kalau saya tidak pernah bu membeli makanan bungkusan seperti itu.....” Ujar seorang bapak sambil menghisap rokoknya, “Soalnya nggak sehat. Itu kan bahan kimia”

“Oh... begitu ya pak?” Ibu itu menjawabnya sambil memasukkan sesendok bubur ayam ke mulutnya.
*********************************


Percakapan kedua orang itu membuat saya berpikir. Apakah plastik berbahaya dan rokok tidak berbahaya? Bukankah semua itu sama saja? Plastik susah diuraikan dan rokok merusak lapisan ozon kita. Selain itu juga berdampak tidak baik bagi orang-orang di sekitarnya yang bersama-sama menghisap asap tersebut, namun tidak mengeluarkannya.


Gaya hidup sehat rupanya bukan sesuatu yang baru lagi bagi kita. Banyak kampanye dan iklan menyuarakan bagaimana kita dapat hidup sehat. Beberapa informasi cukup mudah dimengerti. Namun tidak jarang juga informasi yang diberikan tersebut terlalu muluk sehingga tidak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Mari kita lihat bumi kita saat ini, lebih spesifik lagi, Indonesia. Sampah ada di mana-mana, berbagai restoran fast food mulai bermunculan di kota-kota kecil, udara penuh dengan polusi, ketenangan sulit didapatkan karena polusi suara juga semakin bertambah. Hanya kota-kota yang sangat kecil dan belum berkembang saja yang memiliki keasrian dan potensi kesehatan lebih baik. Sayangnya, kota-kota kecil tersebut mulai menghilang sedikit demi sedikit.


Sadar atau tidak sadar, bumi kita mulai rusak. Jika bumi dapat bicara, mungkin dia sudah marah tingkat tinggi. Kesabarannya sudah habis dan kita semua dihukum atas ketidak-pedulian kita. Namun, bumi pertiwi kita masih memberi kesempatan bagi kita untuk berubah. Apa buktinya? Kita masih bisa hidup hingga saat ini. Apapun keadaan kita, kita masih bisa berkarya. Apa yang harus kita lakukan? MEMBUAT PERUBAHAN!


Kita tidak harus memulainya dengan hal-hal yang terlalu muluk. Mulai dari hal yang sederhana namun mudah dilakukan, kita akan bersama-sama merubah bumi agar berangsur-angsur menjadi sehat kembali. Hal yang paling mudah dilakukan dalam hidup kita sehari-hari, yaitu menerapkan gaya hidup hijau, atau yang lebih tenar disebut “Green Living”. Sebelum saya membahas tentang apa saja yang dapat kita lakukan, ada baiknya kita bersama-sama memahami apa makna dari “gaya hidup hijau”.


Gaya hidup hijau (seperti didefinisikan oleh discoversolarenergy.com) merupakan gaya hidup dimana seseorang memikirkan apa dampak dari setiap keputusan yang mereka buat, terhadap lingkungan mereka. Gaya hidup hijau berarti membuat keputusan-keputusan yang baik bagi bumi kita. Mungkin sekilas tampak mudah, namun dalam pelaksanaannya, banyak sekali individu-individu yang lebih memilih untuk mengambil jalan pintas yang membuat mereka nyaman dan membuat bumi semakin terpuruk.


Negara Amerika telah mengupayakan kebiasaan ini sejak dulu dan mereka sedikit demi sedikit sudah mulai mengadakan perubahan dan perbaikan. Mulai dari pengurangan plastik sebagai pembungkus makanan dan buah-buahan hingga penghematan air telah mereka lakukan. Salah satu keluarga, yaitu keluarga Johnson, merupakan satu contoh keluarga yang benar-benar menerapkan hidup hijau dalam keluarganya. Mereka tidak menggunakan plastik untuk menyimpan barang-barang mereka. Bahkan saat berbelanja pun, mereka membawa tas khusus dan segera memindahkan semua belanjaannya ke toples-toples kaca. Selain mengurangi plastik, barang-barang mereka pun menjadi lebih rapi. Bagaimana dengan kita?



Beberapa dari kita mungkin pernah dibiasakan untuk tidak jajan sembarangan di luar. Setelah ditelaah lebih lanjut, hal ini memang benar. Saat kita membeli jajanan yang ada di luar, para penjual pasti akan menggunakan plastik untuk membungkus makanan yang kita beli. Kemudian beberapa dari kita akan membuang plastiknya sembarangan di tengah jalan, atau mungkin sebagian melakukan hal yang benar yaitu membuangnya di tempat sampah.


Terlepas dari itu semua, proses penguraian plastik membutuhkan waktu 10 hingga 12 tahun. Cukup lama untuk memproses plastik tersebut. Beberapa penjual yang mengerti tentang hal ini mulai menggunakan kertas sebagai pembungkus makanan yang mereka jual. Kertas hanya membutuhkan waktu dua hingga enam bulan untuk masa penguraiannya, jauh lebih cepat dibanding plastik. Hal pertama yang dapat kita lakukan yaitu mengurangi kebiasan jajan sembarangan, apalagi jika penjual menggunakan plastik sekali pakai. Selain menambah banyaknya sampah yang lama diuraikan, plastik yang terkena panas berdampak buruk pada jangka panjang.


Bapak ibu yang ada di rumah, mungkin dapat menggunakan kemasan yang tahan lama, seperti Tupperware atau kemasan plastik lain yang lebih kuat, sehingga penggunaanya dapat lebih lama. Hal ini mengurangi banyaknya plastik yang beredar dan sekaligus menjaga kesehatan kita. Mengapa? Karena kemasan kaku seperti itu memiliki ketahanan kimia yang tinggi dan telah melalui proses pembuatan yang baik. Berbeda dengan plastik yang mudah terkontaminasi dengan panas atau dingin.


Ada beberapa kode yang perlu kita ketahui untuk menambah pengetahuan kita mengenai kemasan plastik. Gambar pertama yaitu sendok dan garpu, berarti wadah tersebut aman bagi makanan. Gambar kedua bergambar gelombang radiasi, artinya bahwa wadah tersebut dapat digunakan di microwave. Gambar ketiga mirip dengan serpihan salju, berarti bahwa wadah tersebut dapat dimasukkan ke freezer. Sedangkan gambar piring dan garis seperti hujan, artinya wadah tersebut dapat diletakkan di mesin pencuci piring.


Setelah mengetahui lambang-lambang tersebut, ada baiknya kita mulai lebih memperhatikan wadah-wadah yang kita miliki agar kita tidak salah menggunakannya, karena penggunaan yang salah bukan saja merusak lingkungan, namun juga dapat merusak kesehatan kita. Itu merupakan hal kedua yang dapat kita lakukan.


Tinggalkan plastik sekali pakai dan mulailah berpindah ke tas biodegradable. Jika kita berbelanja di supermarket dan sering menemukan tas bertuliskan “Eco Home”, “Green and Healthy” atau “Biodegradable”, sedapat mungkin belilah satu dan gunakan untuk berbelanja. Mengapa? Karena bahan tersebut mudah diuraikan dan dapat digunakan dalam waktu cukup lama sehingga ini dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan dampaknya, mengurangi sampah yang belum terurai. Plastik Biodegradable merupakan jenis plastik yang ramah lingkungan karena dapat dikomposkan, atau terdegradasi dalam waktu yang tidak lama. Sayangnya, harga tas ini masih tergolong mahal sehingga hanya sedikit individu yang mau membayar harga untuk membelinya. Saat ini, harganya dapat berkisar antara Rp. 20.000,- hingga Rp. 50.000,-.


Selain empat gambar di atas, ada juga beberapa kode yang umum kita jumpai pada produk kemasan plastik. Inilah beberapa kode yang biasa tertulis di dalam segitiga recycle tersebut beserta artinya:


•PET (Polietilena tereftalat). Umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan konsumsi lainnya yang cair.
•HDPE (High Density Polyethylene, Polietilena berdensitas tinggi) biasanya terdapat pada botol deterjen.
•PVC (polivinil klorida) yang biasa terdapat pada pipa, rnitur, dan sebagainya.
•LDPE (Low Density Polyethylene, Polietilena berdensitas rendah) biasa terdapat pada pembungkus makanan.
•PP (polipropilena) umumnya terdapat pada tutup botol minuman, sedotan, dan beberapa jenis mainan.
•PS (polistirena) umum terdapat pada kotak makan, kotak pembungkus daging, cangkir, dan peralatan dapur lainnya.
Dengan mengetahui arti dan kode di atas, kita diharapkan lebih cermat dalam menentukan pemakaian botol ataupun kemasan plastik yang sedang kita gunakan.


Sederhana namun sering kita abaikan, itulah kalimat yang dapat menggambarkan keadaan kita saat ini. Tidak jajan sembarangan merupakan larangan sejak kita kecil namun sering kita abaikan. Tidak buang sampah sembarangan pun demikian adanya. Mulai hari ini, ada baiknya kita merubah diri kita. Mulai dari kita dan tularkan pada orang lain. Penularan ini tidak akan terjadi jika kita tidak memulainya terlebih dahulu. Ini bukan tugas mereka yang ada di Amerika saja, ini bukan tugas mereka yang bekerja di bidang lingkungan hidup saja, ini tugas kita semua. Untuk generasi penerus kita, untuk bumi kita, untuk kehidupan yang lebih baik. MARI MEMBUAT PERUBAHAN!



regards,





No comments:

Post a Comment

Hi!! Thank you for visiting my blog. I am very excited to read your comments. Make yourself at home.